Selamat membaca :))
— — — Justin POV — — —
Saat aku sedang asik bercanda dengan Abel, tiba-tiba aku seperti melihat Selena. Sepertinya dia sedang menangis
Abel: "Justin, ada apa? Kamu ngeliatin apaan?" (melihat kesana-kemari)
Justin: "Enggak kok aku ga liat apa-apa. Maaf Abel aku harus pergi sekarang, aku tidak bisa mengantarmu. Ayo aku carikan taxi"
Abel: "Ah begitu? Yaudah kamu pergi aja, aku bisa cari taxi sendiri kok. Take care ya" (senyum)
Justin: "You too" (senyum)
Aku pun segera meninggalkan Abel ditaman dan mengejar Selena. Ternyata benar dia sedang menangis. Dia menangis karna baru putus dengan pacarnya. Dia meminta maaf padaku. Dia bilang dia sangat menyesal karna sudah memutuskanku.
Justin: "Selena? What happened? Apa kamu menangis"
Selena: "Justin, aku baru putus dari pacarku. I'm so sorry" (memeluk Justin)
Justin: "Untuk apa?"
Selena: "Karna aku udah mutusin kamu. Aku baru sadar bahwa kamulah yang terbaik untukku"
Justin: "It's okay, aku udah maafin kamu kok"
Selena: (tersenyum) "Really? Oh thank you Justin thank you"
Justin: "Your welcome"
— — — Abel POV — — —
Aku melihat Justin berlari meninggalkanku. Dan tinggalah aku ditaman sendiri.
Abel: (dalem hati) Yah udah sore lagi, mendingan aku pulang aja deh
Aku pun berjalan dipinggir taman untuk mencari taksi. Saat aku sedang mencari taksi, terlihat mobil Cody menghampiriku.
Cody: "Abel? What are you doing here?"
Abel: "Jalan-jalan hehe"
Cody: "Yaudah yuk masuk mobil"
Abel: "Oke hehe, kita mau kemana"
Cody: "Adadeh entar juga kamu tau"
Aku pun ikut dengan Cody. Ternyata Cody mengajakku ke mall. Disana kita have fun, kita juga sempat foto box dulu.
Abel: "Eh Co ada foto box, mau kesana" (menarik tangan Cody)
Cody: "Oke oke haha"
Kita pun berfoto ria. Sesi pertama kita tersenyum biasa, sesi kedua kita memasang muka jelek. Lalu sesi ketiga Cody merangkulku, dan sesi yang keempat Cody mencium pipiku. Aku dan Cody tertawa bersama. Hari ini aku benar-benar senang
Cody: "Nih untuk kamu dua, untuk aku dua yaa biar adil"
Abel: "Owkey haha"
Setelah itu Cody pun mengantarku pulang ke rumah.
Cody: "Udah sampe princess"
Abel: "Thank you Cody, dadah take care yaa"
Cody: "Iya bye"
Cody pun pergi dengan mobilnya. Aku langsung masuk ke rumah. Didalam rumah udah ada Kak Jessie.
Abel: "I'm home"
Kak Jessie: "Kamu udah pulang bel, ohya Kakak punya berita baik dan sedikit berita buruk"
Abel: "Hah emang ada apa kak?"
Kak Jessie: "Nih berita baiknya, kita disuruh mewawancai orang-orang yang melewati red carpet di acara premierya twilight yang breaking dawn part 1"
Abel: "Oh ya? Keren dong"
Kak Jessie: "Tapi masalahnya kakak ga bisa ikut, kakak udah ada acara duluan ke Paris. Sekitar seminggu lah"
Abel: "Yah emang kakak mau ngapain kesana? Berangkatnya kapan?"
Kakak Jessie: "Ada yang mesti kakak urus, jadi kamu wawancaranya cuma sendiri. Tapi tadi sih kakak udah bilang buat nyari 1 orang lagi, katanya sih nanti bakal ada yang nemenin kamu. Kalo berangkat, kakak berangkatnya besok"
Abel: "Oh yaudahlah gapapa kok, emang acaranya kapan?"
Kak Jessie: "4 hari lagi"
Abel: "Oh yaudah deh kak, aku mau mandi dulu ya"
Kak Jessie: "Iya, kalo mau makan ambil aja di dapur udah kakak siapin kok. Kakak mau packing dulu"
Abel: "Oke deh kak, makasih ya"
Setelah selesai mandi, aku langsung makan. Saat sudah kenyang, aku masuk ke kamar untuk mencoba tidur tapi sayangnya aku gak bisa tidur. Tiba-tiba hpku berbunyi
Abel: "Ada telepon? Siapa ya yang nelpon malem-malem begini"
Setelah ku angkat ternyata itu telepon dari Cody.
Abel: "Hallo?"
Cody: "Hallo Abel kamu belum tidur?"
Abel: "Belum bisa tidur hehe, ada apa?"
Cody: "Kamu mau keluar sebentar gak sama aku? Aku udah didepan rumah kamu nih"
Abel: "Hah kamu udah didepan? Rajin amat, yaudah aku turun sekarang"
Setelah telepon tertutup, aku langsung turun menemui Cody di depan.
Cody: "Hai, temenin aku yuk" (senyum)
Abel: "Emang mau kemana?"
Cody: "Udah ikut aja, ntar juga tau" (membukakan pintu mobil)
Abel: (masuk) "Oke oke"
Aku pun masuk kedalam mobil. Cody mulai menjalankan mobilnya. Ternyata Cody membawaku ke sebuah taman. Lebih tepatnya seperti padang rumput. Aku dan cody keluar dari mobil. Cody tidur-tiduran di rumput sambil memandang langit, aku juga ikut-ikutan. Lalu kita ngobrol-ngobrol.
Abel: "Lagitnya indah banget ya co?"
Cody: "Iya, banyak bintangnya"
Tak lama pun aku malah tertidur.
— — — Cody POV — — —
Cody: "Bel aku tau mungkin aku udah terlambat untuk ngomong ini ke kamu, tapi aku cuma pengen kamu tau kalo aku saang banget sama kamu. Kamu juga sayang gak sama aku"
Tidak ada jawaban dari abel. Aku melihat kesamping. Ternyata Abel sudah tertidur.
Cody: "Yee ini anak malah tidur -_-"
Karna gak tega ngebanguninnya, aku pun menggendongnya ke mobil. Aku langsung manancap gas mobil sportku. Sesampainya didepan rumah Abel, aku langsung mengetok pintu depan. Terlihat kakaknya membukakan pintu. Aku langsung ke mobil, dan menggendong Abel masuk ke kamarnya.
Kak Jessie: "Loh ini Abel kenapa?"
Cody: "Oh maaf ya kak, tadi aku ngajak Abel ke taman. Eh dianya malah ketiduran"
Kak Jessie: "Yaudah makasih ya" (senyum)
Cody: "Iya kak, kalo gitu saya pamit pulang ya kak. Good night"
Kak Jessie: "Iya good night"
— — — — — Skip sampe pagi — — — — —
— — — Abel POV — — —
Jam menunjukkan pukul 06:30. Aku terbangun dari tidurku. Aku bingung kenapa aku bisa ada dikamarku padahal seingatku terakhir aku ada di taman sama Cody. Aku keluar kamar dan meja makan. Disitu ada Kak Jessie yang lagi breakfast.
Kak Jessie: "Udah bangun bel? Ayo sarapan dulu"
Abel: "Iya kak, Kak Jessie mau kemana kok udah rapi aja?"
Kak Jessie: "Kakak ambil penerbangan pagi, jadi jam 9 kakak udah harus standby di bandara"
Abel: "Oiya aku ikut nganter ya kak, sekalian jalan-jalan"
Kak Jessie: "Bolebole" (kegirangan)
Abel: "Ebiasa haha" (tertawa)
Setelah aku sarapan, aku langsung mandi. Aku pake dress putih polkadotnya item *buletnya gede-gede terus ada kuningnya dikit*. Aku juga pake highheels krem untuk sepatunya. Ditambah polesan tipis bedak sama lipgloss membuat aku tampil lebih menarik. Aku keluar kamar, dan segera menemui Kak Jessie.
Abel: "Aku siap"
Kak Jessie: "Kamu mau nganterin kakak apa mau kencan?"
Abel: "Yee gimana sih Kak Jessie, kan aku mau nganterin kakak -_-"
Kak Jessie: "Ya abis kamunya cantik gitu"
Abel: "Ya kalo aku sih emang cantik setiap saat bwee :p"
Kak Jessie: "Iyadah tau yang cantik"
Abel: "Yaelah you more kak :)"
Kak Jessie: "Macaaciihhh aa jadi maayuu"
Abel: "Yah mulai dah alaynya -_-"
Kak Jessie: (tertawa) "Haha yaudah yuk berangkat"
Aku sama Kak Jessie berangkat ke bandara pake taksi. Setelah pesawat yang dinaikin Kak Jessie tinggal landas aku pergi naik taksi ke rumah Justin. Niatnya aku pengen ngasih surprise. Aku udah sampe didepan rumah Justin. Baru aku mau ngetuk, tapi pintu rumahnya udah kebuka.
Abel: (senyum) "Justin?"
Justin: "Abel? Kamu ngapain kesini?"
Abel: "Aku mau ngasih suprise kekamu :)) Sekalian aku mau ngajak kamu jalan"
Justin: "Maaf tapi hari ini aku gak bisa jalan sama kamu. Aku udah ada janji"
Tiba-tiba ada seorang cewe menghampiri kami dari dalam rumah Justin.
Cewe: "Gimana udah siap berangkat?"
Justin: "Eh ohh hmm udah kok"
Cewe: "Loh kamu cewe yang waktu itu pake sepatu roda kan kalo gak salah nama kamu Abelkan? Kamu kenal sama Justin? Atau kamu fansnya Justin"
Abel: "Eh iya. Kamu Selena kan?" (tersenyum ragu)
Selena: (mengangguk)
Justin: "Eh Abel kita pergi dulu ya, maaf gak bisa temenin kamu" (buru-buru)
Abel: "Oh" (Tersenyum lesu)
Justin dan Selena pun pergi meninggalkanku yang masih mematung didepan rumah Justin. Saat aku menyadari semuanya aku hanya menghela napas. Aku pun berjalan pulang dengan tampang lesu. Sesampainya di halte bis, aku dihampiri sebuah mobil lexus silver. Ternyata itu mobilnya Cody
Abel: (lesu) "Cody!"
Cody: "Abel, kenapa kok lemes gitu? Ikut aku yuk" (menarik tangan Abel)
Abel: (kaget) "Eh eh mau kemana?"
Cody: "Ke konser aku hehe"
Abel: (muka polos) "Tapikan aku ga punya tiketnya"
Cody: (tertawa) "Haha kan kamu perginya sama aku, jadi tenang aja"
Abel: "Oh oke" (senyum)
Cody: "Lagian kan sayang, udah cantik begini ga kemana-mana"
Abel: "Ih aku sih emang cantik setiap saat haha :p"
Cody: "Pede sekali anda haha" (tertawa)
Abel: "Biarin hehe" (tersenyum)
Sesampainya di tempat konser. Para penonton belum memasuki tempat konser. Melihat banyaknya penonton konser dari dalam mobil, aku hanya bisa menganga.
Abel: "Wah Co fans kamu banyak banget" (takjub)
Cody: "Itu belum seberapa, Justin lebih banyak lagi"
Mendengar nama Justin aku jadi teringat kejadian tadi. Dalam seketika wajahku berubah muram lagi.
Cody: "Loh kok mukanya murung lagi, ada apa?"
Abel: "Jadi gini…" (menceritakan kejadian tadi)
Cody: (dalem hati) Selena itu bukannya mantannya Justin? Jangan-jangan dia mau balikan lagi. Awas aja Justin kalo sampe nyakitin Abel
Cody: "Yaudah lah lupain aja, mau masuk ke konser aku gak? Kalo mau syaratnya harus senyum"
Abel: "Hmm mau gak ya?"
Cody: (gelitikin Abel) "Mau gak? mau gak?"
Abel: (kegelian) "Aaa hahaha ampun ampun Co aaa iya aku mau kok ampun ampun geli tau"
Cody: "Nah gitu dong dari tadi"
Abel: "Yee kamunya aja yang curang, masa mainnya gelitikan" (tertawa)
Cody: "Biarin bwee :p"
Aku dan Cody pun turun dari mobil dan masuk ke tempat konser lewat pintu khusus. Cody langsung check sound sedangkan aku menunggunya di ruang make-upnya Cody. Setelah Cody selesai check sound, dia langsung ke ruang make-up untuk bersiap karna konser sebentar lagi akan dimulai.
Abel: "Co aku nunggu kamunya di backstage aja ya kan ruangannya mau dipake"
Cody: "Eh yaudah kamu tau kan jalannya"
Abel: "Tau kok dadah"
Aku langsung keluar dari ruang make-up dan pergi menuju backstage. Di backstage aku dihampiri oleh seorang cewe.
Siapakah cewe itu? Penasaran gak? Tungguin part selanjutnya aja yaahh :) Dadaahh Babaayy
Komennya ditunggu yaaa ;)) Thanks udah mau baca
— — — Justin POV — — —
Saat aku sedang asik bercanda dengan Abel, tiba-tiba aku seperti melihat Selena. Sepertinya dia sedang menangis
Abel: "Justin, ada apa? Kamu ngeliatin apaan?" (melihat kesana-kemari)
Justin: "Enggak kok aku ga liat apa-apa. Maaf Abel aku harus pergi sekarang, aku tidak bisa mengantarmu. Ayo aku carikan taxi"
Abel: "Ah begitu? Yaudah kamu pergi aja, aku bisa cari taxi sendiri kok. Take care ya" (senyum)
Justin: "You too" (senyum)
Aku pun segera meninggalkan Abel ditaman dan mengejar Selena. Ternyata benar dia sedang menangis. Dia menangis karna baru putus dengan pacarnya. Dia meminta maaf padaku. Dia bilang dia sangat menyesal karna sudah memutuskanku.
Justin: "Selena? What happened? Apa kamu menangis"
Selena: "Justin, aku baru putus dari pacarku. I'm so sorry" (memeluk Justin)
Justin: "Untuk apa?"
Selena: "Karna aku udah mutusin kamu. Aku baru sadar bahwa kamulah yang terbaik untukku"
Justin: "It's okay, aku udah maafin kamu kok"
Selena: (tersenyum) "Really? Oh thank you Justin thank you"
Justin: "Your welcome"
— — — Abel POV — — —
Aku melihat Justin berlari meninggalkanku. Dan tinggalah aku ditaman sendiri.
Abel: (dalem hati) Yah udah sore lagi, mendingan aku pulang aja deh
Aku pun berjalan dipinggir taman untuk mencari taksi. Saat aku sedang mencari taksi, terlihat mobil Cody menghampiriku.
Cody: "Abel? What are you doing here?"
Abel: "Jalan-jalan hehe"
Cody: "Yaudah yuk masuk mobil"
Abel: "Oke hehe, kita mau kemana"
Cody: "Adadeh entar juga kamu tau"
Aku pun ikut dengan Cody. Ternyata Cody mengajakku ke mall. Disana kita have fun, kita juga sempat foto box dulu.
Abel: "Eh Co ada foto box, mau kesana" (menarik tangan Cody)
Cody: "Oke oke haha"
Kita pun berfoto ria. Sesi pertama kita tersenyum biasa, sesi kedua kita memasang muka jelek. Lalu sesi ketiga Cody merangkulku, dan sesi yang keempat Cody mencium pipiku. Aku dan Cody tertawa bersama. Hari ini aku benar-benar senang
Cody: "Nih untuk kamu dua, untuk aku dua yaa biar adil"
Abel: "Owkey haha"
Setelah itu Cody pun mengantarku pulang ke rumah.
Cody: "Udah sampe princess"
Abel: "Thank you Cody, dadah take care yaa"
Cody: "Iya bye"
Cody pun pergi dengan mobilnya. Aku langsung masuk ke rumah. Didalam rumah udah ada Kak Jessie.
Abel: "I'm home"
Kak Jessie: "Kamu udah pulang bel, ohya Kakak punya berita baik dan sedikit berita buruk"
Abel: "Hah emang ada apa kak?"
Kak Jessie: "Nih berita baiknya, kita disuruh mewawancai orang-orang yang melewati red carpet di acara premierya twilight yang breaking dawn part 1"
Abel: "Oh ya? Keren dong"
Kak Jessie: "Tapi masalahnya kakak ga bisa ikut, kakak udah ada acara duluan ke Paris. Sekitar seminggu lah"
Abel: "Yah emang kakak mau ngapain kesana? Berangkatnya kapan?"
Kakak Jessie: "Ada yang mesti kakak urus, jadi kamu wawancaranya cuma sendiri. Tapi tadi sih kakak udah bilang buat nyari 1 orang lagi, katanya sih nanti bakal ada yang nemenin kamu. Kalo berangkat, kakak berangkatnya besok"
Abel: "Oh yaudahlah gapapa kok, emang acaranya kapan?"
Kak Jessie: "4 hari lagi"
Abel: "Oh yaudah deh kak, aku mau mandi dulu ya"
Kak Jessie: "Iya, kalo mau makan ambil aja di dapur udah kakak siapin kok. Kakak mau packing dulu"
Abel: "Oke deh kak, makasih ya"
Setelah selesai mandi, aku langsung makan. Saat sudah kenyang, aku masuk ke kamar untuk mencoba tidur tapi sayangnya aku gak bisa tidur. Tiba-tiba hpku berbunyi
Abel: "Ada telepon? Siapa ya yang nelpon malem-malem begini"
Setelah ku angkat ternyata itu telepon dari Cody.
Abel: "Hallo?"
Cody: "Hallo Abel kamu belum tidur?"
Abel: "Belum bisa tidur hehe, ada apa?"
Cody: "Kamu mau keluar sebentar gak sama aku? Aku udah didepan rumah kamu nih"
Abel: "Hah kamu udah didepan? Rajin amat, yaudah aku turun sekarang"
Setelah telepon tertutup, aku langsung turun menemui Cody di depan.
Cody: "Hai, temenin aku yuk" (senyum)
Abel: "Emang mau kemana?"
Cody: "Udah ikut aja, ntar juga tau" (membukakan pintu mobil)
Abel: (masuk) "Oke oke"
Aku pun masuk kedalam mobil. Cody mulai menjalankan mobilnya. Ternyata Cody membawaku ke sebuah taman. Lebih tepatnya seperti padang rumput. Aku dan cody keluar dari mobil. Cody tidur-tiduran di rumput sambil memandang langit, aku juga ikut-ikutan. Lalu kita ngobrol-ngobrol.
Abel: "Lagitnya indah banget ya co?"
Cody: "Iya, banyak bintangnya"
Tak lama pun aku malah tertidur.
— — — Cody POV — — —
Cody: "Bel aku tau mungkin aku udah terlambat untuk ngomong ini ke kamu, tapi aku cuma pengen kamu tau kalo aku saang banget sama kamu. Kamu juga sayang gak sama aku"
Tidak ada jawaban dari abel. Aku melihat kesamping. Ternyata Abel sudah tertidur.
Cody: "Yee ini anak malah tidur -_-"
Karna gak tega ngebanguninnya, aku pun menggendongnya ke mobil. Aku langsung manancap gas mobil sportku. Sesampainya didepan rumah Abel, aku langsung mengetok pintu depan. Terlihat kakaknya membukakan pintu. Aku langsung ke mobil, dan menggendong Abel masuk ke kamarnya.
Kak Jessie: "Loh ini Abel kenapa?"
Cody: "Oh maaf ya kak, tadi aku ngajak Abel ke taman. Eh dianya malah ketiduran"
Kak Jessie: "Yaudah makasih ya" (senyum)
Cody: "Iya kak, kalo gitu saya pamit pulang ya kak. Good night"
Kak Jessie: "Iya good night"
— — — — — Skip sampe pagi — — — — —
— — — Abel POV — — —
Jam menunjukkan pukul 06:30. Aku terbangun dari tidurku. Aku bingung kenapa aku bisa ada dikamarku padahal seingatku terakhir aku ada di taman sama Cody. Aku keluar kamar dan meja makan. Disitu ada Kak Jessie yang lagi breakfast.
Kak Jessie: "Udah bangun bel? Ayo sarapan dulu"
Abel: "Iya kak, Kak Jessie mau kemana kok udah rapi aja?"
Kak Jessie: "Kakak ambil penerbangan pagi, jadi jam 9 kakak udah harus standby di bandara"
Abel: "Oiya aku ikut nganter ya kak, sekalian jalan-jalan"
Kak Jessie: "Bolebole" (kegirangan)
Abel: "Ebiasa haha" (tertawa)
Setelah aku sarapan, aku langsung mandi. Aku pake dress putih polkadotnya item *buletnya gede-gede terus ada kuningnya dikit*. Aku juga pake highheels krem untuk sepatunya. Ditambah polesan tipis bedak sama lipgloss membuat aku tampil lebih menarik. Aku keluar kamar, dan segera menemui Kak Jessie.
Abel: "Aku siap"
Kak Jessie: "Kamu mau nganterin kakak apa mau kencan?"
Abel: "Yee gimana sih Kak Jessie, kan aku mau nganterin kakak -_-"
Kak Jessie: "Ya abis kamunya cantik gitu"
Abel: "Ya kalo aku sih emang cantik setiap saat bwee :p"
Kak Jessie: "Iyadah tau yang cantik"
Abel: "Yaelah you more kak :)"
Kak Jessie: "Macaaciihhh aa jadi maayuu"
Abel: "Yah mulai dah alaynya -_-"
Kak Jessie: (tertawa) "Haha yaudah yuk berangkat"
Aku sama Kak Jessie berangkat ke bandara pake taksi. Setelah pesawat yang dinaikin Kak Jessie tinggal landas aku pergi naik taksi ke rumah Justin. Niatnya aku pengen ngasih surprise. Aku udah sampe didepan rumah Justin. Baru aku mau ngetuk, tapi pintu rumahnya udah kebuka.
Abel: (senyum) "Justin?"
Justin: "Abel? Kamu ngapain kesini?"
Abel: "Aku mau ngasih suprise kekamu :)) Sekalian aku mau ngajak kamu jalan"
Justin: "Maaf tapi hari ini aku gak bisa jalan sama kamu. Aku udah ada janji"
Tiba-tiba ada seorang cewe menghampiri kami dari dalam rumah Justin.
Cewe: "Gimana udah siap berangkat?"
Justin: "Eh ohh hmm udah kok"
Cewe: "Loh kamu cewe yang waktu itu pake sepatu roda kan kalo gak salah nama kamu Abelkan? Kamu kenal sama Justin? Atau kamu fansnya Justin"
Abel: "Eh iya. Kamu Selena kan?" (tersenyum ragu)
Selena: (mengangguk)
Justin: "Eh Abel kita pergi dulu ya, maaf gak bisa temenin kamu" (buru-buru)
Abel: "Oh" (Tersenyum lesu)
Justin dan Selena pun pergi meninggalkanku yang masih mematung didepan rumah Justin. Saat aku menyadari semuanya aku hanya menghela napas. Aku pun berjalan pulang dengan tampang lesu. Sesampainya di halte bis, aku dihampiri sebuah mobil lexus silver. Ternyata itu mobilnya Cody
Abel: (lesu) "Cody!"
Cody: "Abel, kenapa kok lemes gitu? Ikut aku yuk" (menarik tangan Abel)
Abel: (kaget) "Eh eh mau kemana?"
Cody: "Ke konser aku hehe"
Abel: (muka polos) "Tapikan aku ga punya tiketnya"
Cody: (tertawa) "Haha kan kamu perginya sama aku, jadi tenang aja"
Abel: "Oh oke" (senyum)
Cody: "Lagian kan sayang, udah cantik begini ga kemana-mana"
Abel: "Ih aku sih emang cantik setiap saat haha :p"
Cody: "Pede sekali anda haha" (tertawa)
Abel: "Biarin hehe" (tersenyum)
Sesampainya di tempat konser. Para penonton belum memasuki tempat konser. Melihat banyaknya penonton konser dari dalam mobil, aku hanya bisa menganga.
Abel: "Wah Co fans kamu banyak banget" (takjub)
Cody: "Itu belum seberapa, Justin lebih banyak lagi"
Mendengar nama Justin aku jadi teringat kejadian tadi. Dalam seketika wajahku berubah muram lagi.
Cody: "Loh kok mukanya murung lagi, ada apa?"
Abel: "Jadi gini…" (menceritakan kejadian tadi)
Cody: (dalem hati) Selena itu bukannya mantannya Justin? Jangan-jangan dia mau balikan lagi. Awas aja Justin kalo sampe nyakitin Abel
Cody: "Yaudah lah lupain aja, mau masuk ke konser aku gak? Kalo mau syaratnya harus senyum"
Abel: "Hmm mau gak ya?"
Cody: (gelitikin Abel) "Mau gak? mau gak?"
Abel: (kegelian) "Aaa hahaha ampun ampun Co aaa iya aku mau kok ampun ampun geli tau"
Cody: "Nah gitu dong dari tadi"
Abel: "Yee kamunya aja yang curang, masa mainnya gelitikan" (tertawa)
Cody: "Biarin bwee :p"
Aku dan Cody pun turun dari mobil dan masuk ke tempat konser lewat pintu khusus. Cody langsung check sound sedangkan aku menunggunya di ruang make-upnya Cody. Setelah Cody selesai check sound, dia langsung ke ruang make-up untuk bersiap karna konser sebentar lagi akan dimulai.
Abel: "Co aku nunggu kamunya di backstage aja ya kan ruangannya mau dipake"
Cody: "Eh yaudah kamu tau kan jalannya"
Abel: "Tau kok dadah"
Aku langsung keluar dari ruang make-up dan pergi menuju backstage. Di backstage aku dihampiri oleh seorang cewe.
Siapakah cewe itu? Penasaran gak? Tungguin part selanjutnya aja yaahh :) Dadaahh Babaayy
Komennya ditunggu yaaa ;)) Thanks udah mau baca

0 comments:
Posting Komentar